Kisah kami
Kenapa The One Bill?
Bertahun-tahun kami pakai aplikasi bagi tagihan yang terkenal itu, dan setiap perjalanan selalu berakhir sama: tumpukan angka yang tidak dipercaya siapa pun.
Sebelum liburan keluarga ke Jerman, aku bikin versi kecilku sendiri. Masih kasar, tapi semua orang mencatat apa yang mereka bayar, dan di akhir tidak ada yang ribut. Seluruh keluarga suka banget.

Tahun berikutnya, aku dan lima teman pergi ke Piala Dunia di Amerika Serikat. Sebelum berangkat, aku mengajarinya membaca struk dengan AI.
Selama perjalanan, aku terus mengembangkannya. Setiap makan malam, setiap perjalanan, dan setiap bir di stadion jadi masukan dari grup, dan aku memperbaikinya di sela-sela pertandingan.
Kami pulang membawa cerita seru dan nol obrolan canggung soal uang. Itulah The One Bill hari ini: gratis, dibangun di perjalanan, dan diuji oleh orang-orang yang paling berarti.